Astana Giribangun

Monday, September 1, 2008


Hari terakhir sebelum puasa, kami menyempatkan untuk ziarah ke makam mbah kakung di Karanganyar, sekalian ziarah ke Astana Giribangun yang merupakan kompleks makam keluarga mantan Presiden Suharto. Letak Astana Giribangun ternyata cuman berjarak sekitar 5 km dari rumah simbah karanganyar. letak persisnya sih di Desa Girilayu, kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar. Sekitar 35 km dari Kota Surakarta. Tidak sulit untuk bisa mencapai lokasi makam ini, karena di pertigaan jalan raya matesih ada papan penunjuk yang cukup besar dan dijaga orang-orang yang siap mengatur dan menyebrangkan kendaraan yang akan menunju makam (tentu saja dengan imbalan seiklasnya. Jalan menuju makam sendiri cukup berbelok-belok dengan pemandangan kebun/sawah sayuran.

bnBegitu sampai di kompleks parkir makam, pengunjung diminta untuk mengisi buku tamu dengan menunjukkan KTP dan akan mendapat selembar kertas yang berisi ijin untuk memasuki kompleks makam. Lingkungan di sekitar makam terasa sangat sejuk dan asri karena berada di ketinggian 666 meter dpl dan banyak ditumbuhi pohon-pohon. Komplek makam ini mempunyai 3 tingkatan cungkup yaitu Cungkup Argo Sari, Cungkup Argo Kembang dan Cungkup Argo Tuwuh. Dari ketiga cungkup tersebut, cungkup Argo Sari merupakan bagian utama dari kompleks makam dan di cungkup inilah Pak Harto beristirahat untuk selamanya. Di ruang utama seluas 81 meter persegi terdapat 4 makam yaitu makan Pak Harto, Ibu Tien dan makam kedua orangtua ibu Tien. Untuk menuju Cungkup Argo Sari kita harus melewati beberapa anak tangga dan untuk masuk ke cungkup, kita harus menyerahkan semacam surat ijin yang sudah kita dapatkan sebelum memasuki makam. Suasana di cungkup ini sangat hening dan sakral, kebanyakan pengunjung duduk bersimpuh sambil membaca surat yasin&tahlil. Kami yang sebenarnya tidak ada rencana untuk ziarah, cuman berdoa agar arwah pak harto dan keluarganya diterima di sisi-Nya, diampuni kesalahannya dan diterima semua jasanya selama memimpin negeri ini dan negara kita bisa lebih baik lagi.




Di tengah kekhusukan, tiba-tiba aja Naufal rewel dan minta jalan-jalan. So, biar gak ganggu pengunjung lain, terpaksa deh ngajakin Naufal menjauh. Tapi ada juga hikmah Naufal rewel, kami jadi dapat prioritas masuk ke bangunan utama tempat pak Harto dimakamkan tanpa harus nunggu giliran . Oia pengunjung harus bergiliran untuk bisa masuk ke bangunan utama, dan di dalam bangunan utama kita cuman diberi waktu beberapa menit. Kalo suasana di emperan cungkup sudah cukup sakral, di ruang makam pak Harto suasana sakral lebih berasa lagi. Makam Pak Harto yang berdampingan dengan Ibu Tien dipenuhi bunga mawar merah dan putih yang sempet membuat bulu kuduk agak merinding disko (Pinjem istilah mas Ahmad Dani). di depan makam pak Harto, kami juga gak bisa berlama-lama karna Naufal kembali rewel. sebelum keluar ruangan, kami sempet ditawarin berfoto oleh tukang-tukang foto yang banyak "berkeliaran" di sekitar makam tapi kami lebih tertarik untuk foto-foto sendiri walopun tidak bisa mengambil foto di ruangan utama karena ada larangan dari pengelola makam.
keluar dari cungkup argo sari, kami sempat foto-foto n melanjutkan perjalanan ke klaten.






1 comments:

Anonymous February 26, 2010 at 7:05 PM  

http://markonzo.edu I want to say thanks!, ashley furniture [url=http://jguru.com/guru/viewbio.jsp?EID=1536072]ashley furniture[/url], 053, allegiant air [url=http://jguru.com/guru/viewbio.jsp?EID=1536075]allegiant air[/url], vaflot, pressure washers [url=http://jguru.com/guru/viewbio.jsp?EID=1536078]pressure washers[/url], pevscd, dishnetwork [url=http://jguru.com/guru/viewbio.jsp?EID=1536080]dishnetwork[/url], whipalm, adt security [url=http://jguru.com/guru/viewbio.jsp?EID=1536076]adt security[/url], hccobi,

About This Blog

Lorem Ipsum

  © Free Blogger Templates Columnus by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP